<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Belajar Konseling</title>
	<atom:link href="https://www.belajarkonseling.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.belajarkonseling.id</link>
	<description>Guiding For Solution</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 Sep 2017 06:51:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.belajarkonseling.id/wp-content/uploads/2018/07/cropped-fav-32x32.png</url>
	<title>Belajar Konseling</title>
	<link>https://www.belajarkonseling.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kenapa Anak tidak mendengarkan orangtua?</title>
		<link>https://www.belajarkonseling.id/kenapa-anak-tidak-mendengarkan-orangtua/</link>
					<comments>https://www.belajarkonseling.id/kenapa-anak-tidak-mendengarkan-orangtua/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[belajar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Sep 2017 06:51:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.belajarkonseling.id/?p=90</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Salah satu pertanyaan yang paling umum yang sering diditanyakan kepada saya adalah “kenapa anak  sewaktu kecil kalo dibilangin nurut tetapi saat ini dia selalu mbandel ya, kalo dibilangin dan lebih nurut sama teman-temannya?” keluh seorang ibu yang memiliki anak yang telah remaja. dan banyak pertanyaan sejenis yang dilontarkan saat saya selesai memberikan pelatihan di [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkonseling.id/kenapa-anak-tidak-mendengarkan-orangtua/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cinta dan Benci</title>
		<link>https://www.belajarkonseling.id/cinta-dan-benci/</link>
					<comments>https://www.belajarkonseling.id/cinta-dan-benci/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[belajar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Sep 2017 06:36:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.belajarkonseling.id/?p=87</guid>

					<description><![CDATA[Lawan kata dari  Cinta bukan Benci. Lawan dari kata cinta adalah tidak peduli, mengapa? Karena cinta dan benci mempunyai kekuatan, kapasitas dan daya yang sama kuatnya. Begini mudahnya, saat anda mencintai seseorang maka anda berupaya dan mengeluarkan daya anda untuk mencintai (memberi, berbagi, menyenangkan dan sebagainya), begitu pula dengan benci , akan dilakukan yang kebalikan [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkonseling.id/cinta-dan-benci/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>50 Cara Mencintai Anak</title>
		<link>https://www.belajarkonseling.id/50-cara-mencintai-anak/</link>
					<comments>https://www.belajarkonseling.id/50-cara-mencintai-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[belajar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Sep 2017 13:31:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.belajarkonseling.id/?p=72</guid>

					<description><![CDATA[1. Peluklah mereka setiap pagi 2. Ajaklah mereka ke kebun binatang, menonton pertunjukan, atau ke tempat rekreasi 3. Tempelkan karya-karya mereka di pintu lemari es 4. Ciptakanlah tradisi keluarga yang baik 5. Bersikaplah sabar 6. Mintalah maaf bila Anda bersikap galak 7. Pergilah berkemah 8. Ajaklah mereka bermain petak umpet 9. Sediakan selalu tensoplas dan [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkonseling.id/50-cara-mencintai-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>JANGAN TAKUT BERBUAT SALAH</title>
		<link>https://www.belajarkonseling.id/jangan-takut-berbuat-salah/</link>
					<comments>https://www.belajarkonseling.id/jangan-takut-berbuat-salah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[belajar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Sep 2017 13:20:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.belajarkonseling.id/?p=64</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Sebuah perahu dibuat untuk berada di tengah lautan dan bukan hanya diam di dermaga. Demikian juga manusia diciptakan untuk mengarungi kehidupan dan bukan berdiam dan menunggu kehidupan ini berakhir. Di dalam mengarungi kehidupan akan banyak ombak dan mungkin badai yang akan dihadapi, tapi itulah seni dari kehidupan. Teruslah kembangkan layar dan nikmati perjalanan kita [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkonseling.id/jangan-takut-berbuat-salah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hukum Resonansi</title>
		<link>https://www.belajarkonseling.id/hukum-resonansi/</link>
					<comments>https://www.belajarkonseling.id/hukum-resonansi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[belajar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Sep 2017 14:45:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.belajarkonseling.id/?p=9</guid>

					<description><![CDATA[Kali ini kita akan bahas tentang satu hukum yang ada di alam ini dan pengaruhnya dalam karakter kita. Sama seperti halnya hukum gravitasi yang dipelajari disekolah, ada hukum yang sama dan pasti bekerjanya seperti hukum gravitasi, Hukum Resonansi. Apa itu? Resonansi; sebuah proses dimana suatu benda bergetar karenakan ada benda lain yang bergetar, contoh fenomena resonansi [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.belajarkonseling.id/hukum-resonansi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
